NEWS UPDATE :  

BERITA

Cegah Anemia-Diabetes pada Remaja, MTsN 2 Tangerang Siap Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Duta Inspirasi – Lingkungan MTs Negeri 2 Tangerang tampak lebih riuh dan tertib dari biasanya pada Kamis (3/9/2026). Ratusan siswa tampak mengantre untuk mengikuti pengukuran tinggi badan (TB) dan berat badan (BB). Kegiatan ini merupakan tahapan awal dari rangkaian program Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Kesehatan.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, pihak sekolah mengoptimalkan peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang berkolaborasi langsung dengan anggota Palang Merah Remaja (PMR) MTsN 2 Tangerang.

Langkah Awal Deteksi Tumbuh Tumbuh Anak

Pembina UKS MTsN 2 Tangerang, Kokom Komariah, S.Pd., menjelaskan bahwa pendataan fisik ini merupakan prosedur wajib sebelum dilaksanakannya pemeriksaan medis menyeluruh dari pihak medis.

"Pengukuran tinggi dan berat badan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan serta pertumbuhan siswa secara berkala. Ini program tahunan Pemkab Tangerang untuk memantau kesehatan peserta didik mulai dari jenjang SD hingga SMA," ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, hasil dari pendataan awal ini akan dilaporkan ke pihak Puskesmas untuk menjadi bahan evaluasi. Jika ditemukan indikasi masalah kesehatan atau gizi (kekurangan/kelebihan berat badan), pihak sekolah dan Puskesmas akan mengambil langkah cepat.

"Pihak Puskesmas akan berkoordinasi dengan madrasah. Seperti contoh tahun lalu, ada siswa yang kadar gula darahnya di atas normal dan masuk kategori diabetes. Tindak lanjutnya tentu kita komunikasikan langsung ke orang tua siswa agar mendapatkan penanganan yang tepat," tegasnya.

Kokom juga menyampaikan bahwa pengukuran TB dan BB ini baru babak pembuka. Rangkaian utama pemeriksaan kesehatan gratis akan dilaksanakan pada Senin dan Selasa, 7–8 September 2026, oleh tim medis dari Puskesmas Kecamatan Tigaraksa.

"Pemeriksaan pekan depan mencakup pengecekan kadar Hemoglobin (HB), pemeriksaan gula darah, kesehatan telinga, gigi, dan mata untuk seluruh siswa siswa," tambahnya.

Kerja Keras Relawan PMR di Lapangan

Di balik kelancaran penimbangan dan pengukuran ratusan siswa, ada kerja keras para relawan PMR MTsN 2 Tangerang. Ketua PMR MTsN 2 Tangerang, Anindita Keisha Zahra, menceritakan bagaimana anggota PMR bergerak cepat mengatur alur kegiatan.

"Tadi pagi kami langsung kumpul, mengondisikan, dan memanggil siswa per kelas, baru kemudian memulai proses pengukuran," kata Keisha.

Meski begitu, ia tidak memungkiri adanya tantangan dalam pelaksanaan tugas kali ini, terutama dari segi keterbatasan waktu dan peralatan medis.

"Informasinya baru kami dapat semalam. Jadi pagi-pagi kami langsung bergerak cepat mengumpulkan relawan PMR. Kendalanya lumayan terasa karena jumlah siswa kita cukup banyak, sekitar 900-an, sedangkan alat ukur yang dimiliki terbatas. Alhasil, prosesnya memakan waktu dan membuat siswa harus mengantre cukup panjang," ungkap Anindita.

Kendati demikian, semangat para relawan PMR tidak surut demi memastikan seluruh data fisik siswa tercatat dengan akurat. Anindita berharap, hasil pemeriksaan tahun ini menunjukkan tren kesehatan yang lebih baik dibanding periode sebelumnya.

"Mudah-mudahan jumlah siswa yang kekurangan atau kelebihan gizi tahun ini berkurang. Begitu juga yang terindikasi anemia dan diabetes, harapannya lebih sedikit. Sebab, temuan tahun lalu cukup banyak dan menjadi atensi khusus, baik bagi Dinas Kesehatan maupun kami pengurus PMR," tutupnya.

Share to :
Kontak
Alamat :

Jl. Aria Jaya Santika Tigaraksa

Email :

mtsn_tigaraksa@yahoo.com

Website :

mtsn2tangerang.sch.id

Media Sosial :